DaerahPalembang

DPD HBB Sumsel Hadiri Pemakaman Tumpal Simaremare

12
×

DPD HBB Sumsel Hadiri Pemakaman Tumpal Simaremare

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS— Keluarga besar Horas Bangso Batak (HBB) Sumatera Selatan menyatakan duka cita mendalam atas berpulangnya Tumpal Simaremare, aktivis Reformasi 1998 sekaligus tokoh pemuda Batak yang dikenal konsisten memperjuangkan keadilan dan keberpihakan kepada rakyat.

Sejak pagi, rumah duka di Jalan Ali Gatmir, Lorong Tapak Ning, Kelurahan 10 Ilir, Palembang, dipenuhi pelayat. Tangis keluarga pecah saat jenazah diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir.

Dalam suasana hening dan doa yang mengalun, kepergian almarhum terasa begitu berat bagi mereka yang mengenalnya sebagai pribadi jujur, berani, dan setia pada perjuangan.

DPD HBB Sumsel hadir langsung dalam prosesi pemakaman almarhum di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga, Palembang, Senin (22/12/2025), sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sesama saudara sebangso batak di mana Almarhum dinilai sebagai salah satu putra Batak terbaik di Sumatera Selatan.

Ketua DPD HBB Sumsel, Jufernando Simanjuntak, mengatakan kehadiran HBB bukan semata sebagai organisasi, melainkan sebagai keluarga besar yang turut merasakan kehilangan mendalam.

“Hari ini kami datang sebagai keluarga. Tumpal Simaremare adalah saudara kami sebangso batak, satu rasa, satu luka.

Bagi kami almarhum merupakan salah satu putra Batak terbaik di Sumsel, rekam jejak perjuangannya jelas sebagai aktivis Reformasi ’98. Kepergiannya adalah duka kami bersama,” ujar Jufernando dalam keterangannya.

Menurutnya, almarhum dikenal memegang teguh nilai-nilai Batak, keberanian, kejujuran, dan martabat dalam setiap langkah perjuangannya.

“Ia menjaga marwah Batak dengan sikap dan perbuatannya, bukan dengan kata-kata,” tambahnya

Hal senada disampaikan Ketua Harian DPD HBB Sumsel, Desmon Simanjuntak. Ia menyebut Tumpal sebagai figur teladan yang menjadikan identitas Batak sebagai panggilan untuk mengabdi.

“Bang Tumpal mengajarkan kami bahwa menjadi orang Batak berarti berani berdiri di garis depan saat kebenaran terancam. Ia tidak mencari hormat, tetapi memberi contoh. Hari ini kami kehilangan abang dan penuntun,” kata Desmon.

Sementara itu, Sekretaris Daerah DPD HBB Sumsel, Jackson Pakpahan, menegaskan bahwa wafatnya Tumpal Simaremare merupakan kehilangan besar bagi komunitas Batak di Sumatera Selatan.

“Dalam adat kami, duka satu adalah duka bersama. Bang Tumpal bukan hanya milik keluarga, tetapi milik kami semua. Ia simbol konsistensi dan keberanian moral.

Kepergiannya meninggalkan luka, tetapi juga tanggung jawab untuk melanjutkan nilai yang ia jaga,” ujarnya.

DPD HBB Sumsel juga menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta berharap keluarga besar yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan.

“Atas nama keluarga besar HBB Sumsel, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir, mendoakan, dan mengiringi kepergian almarhum.

Kami juga mohon maaf apabila selama hidupnya terdapat tutur kata atau sikap almarhum yang kurang berkenan,” tutup Jackson.

Kepergian Tumpal Simaremare menjadi duka mendalam bagi komunitas Batak di Sumatera Selatan. Namun nilai keberanian, kejujuran, dan pengabdian yang ia wariskan diyakini akan terus hidup, menjadi pegangan dan janji perjuangan bagi mereka yang ditinggalkannya.