Aliansi Rakyat Lahat Menggugat Geruduk Kantor Bupati Lahat, Ini Tuntutannya

Daerah, Lahat679 Dilihat

LAHAT, SUMSELJARRAKPOS – Ratusan massa aksi yang mengatasnamakan diri dari Aliasnsi Rakyat Lahat Menggugat (ALRLM) geruduk halaman kantor Bupati Lahat, pada Rabu (17/01/24).

Mereka menuntut pembatalan pelantikan Pejabat Sementara (PJS) Kepala Desa (Kades) yang diduga tidak sesuai dengan prosedur. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian.

Kapolres lahat AKBP God Parlasro S.Sinaga SH.SIK.MH, yang didampingi oleh Kabag Ops Kompol Aan Sumardi SE.MM, Kasat Intel, Mulyono SH, Kasat Samapta, AKP Hipni SH, Kasat Lantas, AKP Muruyanto SH.MH, Kapolsek Kota, AKP Samsuardi, memimpin pengamanan dan pengawalan tersebut.

Dalam tuntutannya, ARLM meminta untuk membatalkan pengangkatan PJS Kades dinilai tidak dengan prosedur, diduga pengangkatan itu, PJ Bupati tidak netral dan syarat dengan muatan politis.

Selain itu, massa ARLM menggugat PJ Bupati Lahat untuk mengundurkan diri dari jabatannya, serta meminta Mendagri nonaktifkan PJ Bupati. “Hingga adanya dugaan oknum ASN membakar kalender PJS Kades tanpa rekomendasi Camat,” sebut massa ARLM dalam orasinya

Perwakilan massa aksi di terima oleh sekda lahat Candra SH.MM mewakili Pj. Bupati Lahat, Kasat intel AKP Mulyono SH, Kasat Pol PP, Asisten I Pemda Lahat, dan pejabat Pemda terkait lainya.

Sandi Ernawan salah satu Aktivis Lahat menggugat mengharapkan PJ Bupati harus netral, pengangkatan Kades ini tidak sesuai dengan basicnya contohnya Bidan tugasnya menyuntik, Guru tugasnya mendidik dan tidak berdomisili di daerah kerjanya lalu tiba- tiba dia diangkat jadi Kades.  “Ini kan Lucu, coba dimengerti dan pahami ” ujar Sandi.

Hasil dari pertemuan Sekda Lahat akan menyampaikan permintaan massa kepada Pj Bupati Lahat, yang akan memutuskan dan meninjau ulang SK, pelantikan Pjs kepala desa di kabupaten Lahat dan Buat mediasi tadi, sebutkan dalam waktu dekat lebih kurang tiga hari kedepan akan bertemu degan PJ Bupati “ungkap sekda

Polres lahat dalam pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa menerjunkan 120 personel gabungan staf dan fungsi di tambah dari TNI, sat pol pp, dan DLLAJR , Pada pukul 13.00 wib massa membubarkan diri dan kembali wilayahnya masing- masing, situasi aman terkendali.