AdvertorialBanyuasinBeritaKemenkumhamNasional

Jaga Kebugaran Pegawai, Lapas Banyuasin Ikuti Kompetisi Antar Kementerian/Lembaga 2026

13
×

Jaga Kebugaran Pegawai, Lapas Banyuasin Ikuti Kompetisi Antar Kementerian/Lembaga 2026

Sebarkan artikel ini

BANYUASIN,SUMSEL JARRAKPOS.COM – Tak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, aparatur pemasyarakatan juga harus memiliki fisik yang sehat dan bugar. Semangat inilah yang ditunjukkan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin dengan mengikuti Kompetisi Kebugaran Antar Kementerian/Lembaga Tahun 2026, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan yang digelar Kementerian Kesehatan melalui aplikasi Satu Sehat tersebut diikuti langsung Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Reza M. Purnama, bersama pejabat struktural dan seluruh staf.

Dimulai pukul 07.00 WIB, kegiatan diawali dengan pengarahan mengenai mekanisme kompetisi serta aktivasi aplikasi Satu Sehat sebagai sarana pencatatan aktivitas fisik peserta.

Tak sekadar seremoni, seluruh jajaran kemudian turun langsung mengikuti jalan sehat dengan menyusuri rute di lingkungan Lapas Banyuasin. Suasana kebersamaan dan kekompakan terlihat saat pimpinan bersama pegawai mengikuti setiap tahapan kegiatan.

Partisipasi ini menjadi bukti bahwa menjaga kesehatan bukan sekadar imbauan, melainkan harus diwujudkan melalui kebiasaan dan tindakan nyata.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Reza M. Purnama, menegaskan bahwa kebugaran jasmani merupakan modal penting bagi pegawai dalam menunjang produktivitas serta memberikan pelayanan dan menjalankan tugas pemasyarakatan.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap seluruh pegawai semakin termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari,” ujarnya.

Usai jalan sehat, peserta mengunggah hasil aktivitas fisik yang tercatat melalui aplikasi Satu Sehat ke tautan Google Drive yang telah disediakan. Data tersebut menjadi bagian dari dokumentasi dan verifikasi keikutsertaan dalam kompetisi.

Melalui kegiatan ini, Lapas Banyuasin berharap budaya hidup sehat semakin tumbuh di lingkungan kerja. Sebab, pegawai yang sehat dan bugar bukan hanya menunjang kinerja, tetapi juga menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang optimal.
Sehat pegawainya, kuat kinerjanya, semakin optimal pelayanannya.(WT)