Olahraga

Muhammad Alfatih Patrisando, Atlet Taekwondo Muda yang Koleksi Lima Gelar Juara

54
×

Muhammad Alfatih Patrisando, Atlet Taekwondo Muda yang Koleksi Lima Gelar Juara

Sebarkan artikel ini

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Muhammad Alfatih Patrisando, atlet taekwondo muda dari dojang X Fighter, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Atlet yang akrab disapa Agi itu meraih juara pertama kelas Cadet Prestasi U-57 kilogram dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Hj. Meilinda Cup 2026 di Palembang, 22–23 Oktober 2026.

 

Bertanding di GOR Jakabaring, Alfatih berhasil mengatasi lawan-lawannya untuk merebut medali emas. Kemenangan tersebut menambah deretan prestasi atlet yang masih menempuh pendidikan di SMP Al Azhar Cairo Palembang itu.

 

Lahir pada 14 Juli 2013, Alfatih telah mengoleksi lima gelar juara di kelas cadet. Sebelum menjuarai Hj. Meilinda Cup 2026, ia tercatat meraih juara pertama dalam Kejuaraan Nasional Ganesha Taekwondo 2024, Kejuaraan Nasional MOKS 7, serta Kejuaraan Nasional Gubernur Bengkulu 2026.

 

Rentetan kemenangan itu memperlihatkan konsistensi Alfatih dalam persaingan taekwondo kelompok usia muda. Capaian tersebut sekaligus menjadi modal penting bagi perkembangan kariernya di cabang olahraga bela diri asal Korea Selatan itu.

 

Alfatih merupakan anak pertama pasangan Rifky Prayoga dan Enny Septera. Perjalanan prestasinya tidak lepas dari dukungan keluarga, latihan rutin, serta pembinaan di dojang X Fighter. Ayahnya, Rifky Prayoga, juga merupakan seorang taekwondoin.

 

Keberhasilan meraih gelar juara secara berulang menjadi tantangan tersendiri bagi Alfatih untuk mempertahankan performa dan meningkatkan kemampuan bertanding. Di usia yang masih belia, konsistensi latihan, kedisiplinan, dan pengalaman menghadapi lawan dengan kemampuan berbeda akan menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasinya.

 

Prestasi Alfatih diharapkan dapat memotivasi atlet-atlet muda lainnya untuk menekuni olahraga sejak dini dan berani bersaing dalam kejuaraan yang lebih tinggi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, atlet muda asal Palembang ini berpeluang mengembangkan potensinya menuju persaingan tingkat nasional yang lebih kompetitif, bahkan internasional. (WNA)