Pendidikan

Civil Expo 2026 POLSRI, Noviansyah Dorong Peningkatan Kompetensi Green Construction Berbasis Microsoft Project

18
×

Civil Expo 2026 POLSRI, Noviansyah Dorong Peningkatan Kompetensi Green Construction Berbasis Microsoft Project

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS – Jurusan Teknik Sipil melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) – Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI) sukses menyelenggarakan agenda tahunan unggulannya, Civil Expo 2026.

Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan ini adalah Pelatihan Ketekniksipilan yang mengusung tema “Optimalisasi Perencanaan dan Penjadwalan Proyek Gedung Berbasis Green Construction dengan Microsoft Project”.

Pelatihan yang berlangsung secara intensif pada tanggal 02 hingga 03 Oktober 2026 ini diikuti oleh puluhan mahasiswa aktif Jurusan Teknik Sipil POLSRI.

Kegiatan ini dirancang secara khusus untuk membekali calon insinyur muda dengan keterampilan praktis (hardskill) dalam menghadapi tantangan industri konstruksi modern yang kian menuntut efisiensi serta keberlanjutan lingkungan.

Fokus pada Manajemen Proyek Berkelanjutan

Dalam dunia industri ketekniksipilan saat ini, penerapan prinsip Green Construction (konstruksi hijau) menjadi prioritas utama untuk mengurangi dampak lingkungan dari proses pembangunan.

Guna menjawab tantangan tersebut, pelatihan ini menghadirkan akademisi sekaligus Dosen serta Praktisi di bidang Teknik Sipil dan Bangunan Energi, Muhammad Noviansyah Nugraha, S.Tr.T., M.Tr.T., sebagai Narasumber atau Istruktur Profesional utama.

Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan perangkat lunak Microsoft Project sebagai alat kontrol manajemen proyek yang komprehensif.

Perangkat lunak ini memungkinkan para manajer proyek dan tim teknis untuk merencanakan alokasi sumber daya, menyusun jadwal kerja yang akurat, memantau kemajuan pekerjaan, hingga mengevaluasi potensi risiko keterlambatan secara real-time.

 

“Integrasi antara manajemen waktu yang presisi melalui software penunjang dan penerapan konsep green construction adalah kunci utama terwujudnya efisiensi biaya, energi, serta material dalam proyek gedung modern,” ungkap narasumber di sela-sela penyampaian materi.

Antusiasme Tinggi dan Pembelajaran Interaktif

Suasana pelatihan berlangsung sangat interaktif dan kondusif. Para peserta tidak hanya menerima teori di kelas, tetapi juga langsung melakukan simulasi penyusunan Work Breakdown Structure (WBS), NWP (Network Planning), GanttChart, penjadwalan rantai kritis, hingga simulasi pengendalian proyek menggunakan perangkat laptop masing-masing.

Panitia penyelenggara membatasi jumlah peserta agar proses pendampingan dan transfer ilmu dan skill oleh narasumber dapat berjalan optimal dan terfokus.

Respon positif pun datang dari para mahasiswa yang merasa pelatihan ini memberikan gambaran nyata mengenai alur kerja profesional di lapangan.

Demi Mencetak SDM Unggul dan Siap Kerja

Dengan meningkatkan pemahaman teknis, para peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan juga mendapatkan sertifikat resmi sebagai bukti peningkatan kompetensi.

Melalui penyelenggaraan Civil Expo 2026 ini, Politeknik Negeri Sriwijaya terus berkomitmen untuk menghadirkan ruang-ruang edukasi transformatif, menghasilkan Lulusan yang Berkualitas serta diharapkan, lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki dasar teori akademik yang kuat dan skill yang baik, tetapi juga tanggap terhadap perkembangan teknologi digital serta berwawasan lingkungan demi mendukung pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan .***