BeritaMusi Banyuasin

Klinik Restu Ibu Pastikan Layanan KIA Peserta JKN Optimal

1
×

Klinik Restu Ibu Pastikan Layanan KIA Peserta JKN Optimal

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSEL.JARRAKPOS.COM – Klinik Restu Ibu, salah satu mitra kerja sama BPJS Kesehatan Cabang Palembang, berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya melalui layanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Komitmen tersebut diwujudkan dengan memaksimalkan layanan Ante Natal Care (ANC), Post Natal Care (PNC), serta ultrasonografi (USG) bagi peserta yang membutuhkan.

Supervisor Klinik Restu Ibu, Seli Marselina, mengatakan klinik siap mendukung Program JKN dengan memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta sesuai kebutuhan medis dan ketentuan yang berlaku.

“Kami berkomitmen mendukung penuh Program JKN dengan memastikan peserta mendapatkan pelayanan yang baik, termasuk pemeriksaan kehamilan melalui ANC, pemantauan setelah persalinan melalui PNC, serta pemeriksaan USG sesuai indikasi medis,” kata Seli.

Menurut Seli, layanan KIA menjadi salah satu fokus yang terus diperhatikan Klinik Restu Ibu karena berkaitan langsung dengan kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga setelah persalinan. Penguatan layanan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memperoleh pemeriksaan kesehatan secara lebih terarah dan berkesinambungan.

ANC atau Ante Natal Care merupakan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi ibu selama masa kehamilan. Pemeriksaan ini bertujuan memantau kondisi kesehatan ibu dan perkembangan janin sekaligus mendeteksi lebih dini apabila terdapat risiko atau masalah selama kehamilan.

Sementara itu, PNC atau Post Natal Care merupakan pelayanan kesehatan setelah persalinan. Layanan ini penting untuk memantau kondisi ibu pada masa nifas, memastikan proses pemulihan berjalan baik, sekaligus mendukung pemantauan kesehatan bayi setelah dilahirkan.

Adapun USG merupakan pemeriksaan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran kondisi organ atau bagian tubuh, termasuk untuk melihat perkembangan janin selama kehamilan. Pemeriksaan USG dilakukan berdasarkan kebutuhan dan pertimbangan medis dari tenaga kesehatan.

Seli menilai keberadaan layanan tersebut memberikan manfaat bagi peserta karena pemeriksaan kesehatan ibu dan anak dapat dilakukan secara lebih komprehensif di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Dengan pelayanan yang optimal, peserta tidak hanya memperoleh akses pengobatan ketika mengalami keluhan, tetapi juga mendapatkan pemantauan kesehatan sesuai tahapan yang dibutuhkan.

“Kami ingin peserta merasa mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan sesuai kebutuhannya. Karena itu, layanan KIA terus kami perhatikan, mulai dari pemeriksaan kehamilan, pemantauan setelah persalinan, hingga pemeriksaan penunjang seperti USG sesuai indikasi,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama antara Klinik Restu Ibu dan BPJS Kesehatan Cabang Palembang dapat terus diperkuat sehingga pelayanan kesehatan bagi peserta JKN semakin baik. Menurutnya, sinergi antara fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan peserta memperoleh pelayanan sesuai hak dan kebutuhannya.

“Kami berharap sinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dapat terus berjalan. Melalui kerja sama yang baik, kami dapat bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta JKN,” kata Seli.

Pelayanan KIA yang optimal di fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pelayanan. Peserta dapat memperoleh pemeriksaan dan pemantauan kondisi kesehatan secara bertahap, sementara tenaga kesehatan dapat melakukan identifikasi awal terhadap kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Harapannya penguatan pelayanan seperti layanan KIA ini dapat meningkatkan pengalaman peserta saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan.