Palembang

Pengecoran Jalan di Siring Agung Diduga Rampung Dua Jam, Papan Informasi Tak Terlihat

5
×

Pengecoran Jalan di Siring Agung Diduga Rampung Dua Jam, Papan Informasi Tak Terlihat

Sebarkan artikel ini
oplus_1026

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Pekerjaan pengecoran jalan di RT 7, Lorong Mufakat, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan, diduga rampung dalam waktu sekitar dua jam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (18/8/2026), proses pengecoran berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Dari pengukuran di lapangan, ruas jalan yang dikerjakan diperkirakan memiliki panjang sekitar 72 meter dengan ketebalan beton kurang lebih 9 sentimeter.

Namun, saat pekerjaan berlangsung, papan informasi pekerjaan tidak terlihat di sekitar lokasi.

Kondisi tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran ataupun penyimpangan dalam pekerjaan.

Jika pekerjaan tersebut merupakan kegiatan yang menggunakan anggaran pemerintah, informasi mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, volume, spesifikasi teknis dan jangka waktu pelaksanaan menjadi informasi penting bagi masyarakat.

Durasi pengecoran menjadi salah satu hal yang menarik perhatian dalam pekerjaan tersebut.

Meski demikian, cepat atau lambatnya proses pengecoran tidak dapat menjadi satu-satunya indikator untuk menentukan kualitas suatu pekerjaan konstruksi.

Dalam pekerjaan pengecoran jalan, terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu diperhatikan. Di antaranya persiapan badan jalan, pemadatan, pemeriksaan elevasi, kesiapan material, proses pengecoran, pemadatan beton, finishing serta perawatan beton.

Kesesuaian ketebalan dan mutu beton juga perlu dilihat berdasarkan spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen pekerjaan.

Karena itu, untuk mengetahui apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan perencanaan, diperlukan pencocokan antara kondisi di lapangan dengan dokumen pekerjaan dan hasil pemeriksaan teknis.

Seorang warga sekitar yang ditemui di lokasi mengatakan dirinya melihat proses pengecoran berlangsung pada Selasa siang.

“Setahu saya pekerjaan pengecoran dilakukan hari ini. Saya melihat prosesnya sekitar pukul 11.00 WIB sampai sekitar pukul 13.00 WIB. Kalau soal anggaran dan spesifikasi pekerjaannya, saya tidak mengetahui,” kata warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga tersebut juga mengaku tidak melihat papan informasi pekerjaan di sekitar lokasi.

“Kalau papan informasi proyek, saya tidak melihatnya di lokasi. Kami sebagai warga tentu berharap informasi mengenai pekerjaan bisa diketahui, terutama kalau memang menggunakan anggaran pemerintah,” ujarnya.

Ia berharap pekerjaan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat dan memiliki kualitas yang baik.

“Yang penting hasilnya baik, kuat dan sesuai dengan pekerjaan yang direncanakan,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, nomor kontrak, volume, spesifikasi teknis dan jangka waktu pelaksanaan juga belum diperoleh secara resmi.

Informasi tersebut diperlukan untuk mengetahui secara utuh dasar pelaksanaan pekerjaan serta kesesuaiannya dengan kondisi di lapangan.

Media telah dan masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak CV Barangan Lintang Khatulistiwa melalui telepon seluler.

Konfirmasi juga telah disampaikan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ir. Yudha Fardyansah, ST., MT., IPM., ASEAN Eng, melalui aplikasi WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Barangan Lintang Khatulistiwa maupun Kepala Dinas PUPR Kota Palembang belum memberikan tanggapan. (WNA)