BanyuasinBeritaHukum

Rp20 Juta Dana Desa untuk Box Culvert Disorot, Warga Nilai Pekerjaan Diduga Asal Jadi

4
×

Rp20 Juta Dana Desa untuk Box Culvert Disorot, Warga Nilai Pekerjaan Diduga Asal Jadi

Sebarkan artikel ini

BANYUASIN,SUMSEL JARRAKPOS.COM. – Pembangunan box culvert di Desa Sukaraja Baru, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, menuai sorotan warga. Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp20 juta itu dinilai memiliki kualitas pekerjaan yang kurang rapi dan diduga dikerjakan asal jadi.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi fisik bangunan masih jauh dari kata selesai. Finishing beton terlihat belum rapi, sisi bangunan tampak belum tertutup sempurna, bahkan bagian struktur masih memperlihatkan bekas cetakan kayu. Kondisi tersebut memicu tanda tanya masyarakat terkait mutu pekerjaan yang dibiayai menggunakan uang negara.

“Kalau memang anggarannya dari Dana Desa, seharusnya hasilnya juga maksimal. Jangan sampai terkesan asal selesai,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap pemerintah desa mengutamakan kualitas pembangunan, bukan sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan. Mereka juga meminta pelaksanaan proyek dilakukan sesuai spesifikasi teknis agar bangunan memiliki daya tahan dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sukaraja Baru, Asrul, tidak berada di Kantor Desa sehingga belum dapat memberikan penjelasan terkait pelaksanaan proyek tersebut.

Sementara itu, Kepala Dusun II, Roli, membantah anggapan bahwa pekerjaan dikerjakan asal-asalan. Menurutnya, kondisi bangunan yang terlihat belum rapi karena proyek masih dalam proses pengerjaan.

“Ini baru tahap awal. Pekerjaan sementara dihentikan karena ada warga yang sedang menggelar hajatan. Setelah itu akan dilanjutkan sampai selesai,” kata Roli saat ditemui di Kantor Desa.

Ia juga membenarkan bahwa pembangunan box culvert tersebut menggunakan Dana Desa dengan nilai anggaran sebesar Rp20 juta.

Meski telah ada penjelasan dari pihak desa, sorotan masyarakat belum mereda. Warga meminta pemerintah desa lebih transparan dalam pelaksanaan proyek serta memastikan setiap rupiah Dana Desa digunakan secara efektif dengan hasil pembangunan yang berkualitas.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sukaraja Baru belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi guna memberikan ruang klarifikasi dan keberimbangan informasi.(WT)