Berita

SCW Ajak Media dan Kepolisian Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Palembang

3
×

SCW Ajak Media dan Kepolisian Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Palembang

Sebarkan artikel ini
oplus_1026

 

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, Direktur Eksekutif Sriwijaya Corruption Watch (SCW), M. Sanusi AS, SH, MH, mengajak media, organisasi kemasyarakatan, aktivis, dan aparat kepolisian memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Palembang.

Ajakan tersebut disampaikan Sanusi dalam kegiatan silaturahmi yang dihadiri puluhan jurnalis dari media cetak, elektronik, dan daring, bersama sejumlah organisasi masyarakat dan aktivis di Palembang, Senin (3/8/2026).

Menurut Sanusi, forum tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya membangun komunikasi yang lebih erat di antara seluruh elemen masyarakat. Ia menilai kebersamaan menjadi modal penting untuk menjaga suasana yang aman dan damai di Palembang.

“Kami ingin membangun persatuan dan kebersamaan. Silaturahmi seperti ini harus terus dijaga agar hubungan antara media, masyarakat, dan seluruh elemen tetap harmonis,” kata Sanusi.

Ia mengatakan, kegiatan serupa akan dijadikan agenda rutin. Bahkan, SCW berencana membentuk grup komunikasi sebagai wadah koordinasi dan diskusi berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

oplus_1026

Sanusi berharap ruang komunikasi tersebut dapat menjadi sarana bertukar gagasan sekaligus menyampaikan kritik dan masukan secara konstruktif demi kepentingan masyarakat.

“Kami yakin Palembang akan tetap aman apabila seluruh elemen masyarakat terus menjaga komunikasi dan saling mengingatkan. Kami juga terbuka terhadap saran maupun masukan untuk mewujudkan Palembang yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., mengapresiasi inisiatif SCW yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana dialog.

Sonny menyoroti tantangan menjaga keamanan di era digital. Menurut dia, perkembangan media sosial membuat ruang interaksi masyarakat tidak lagi terbatas pada dunia nyata, tetapi juga berlangsung di ruang digital yang memiliki pengaruh besar terhadap situasi keamanan.

Ia mengingatkan bahwa informasi yang beredar di media sosial dapat dengan mudah memicu perpecahan apabila tidak disikapi secara bijak.

“Kami berharap rekan-rekan media dapat terus menghadirkan informasi yang memberikan kesejukan kepada masyarakat dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban. Menjaga kondusivitas bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” kata Sonny.

Ia menambahkan, Polri membuka ruang kolaborasi dengan media, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen sipil untuk bersama-sama menjaga keamanan dan persatuan di Kota Palembang,” pungkasnya.

Acara di tutup  dengan kegiatan sosial berupa pembagian beras kepada rekan-rekan media yang ada di Palembang. (WNA)