Politik

Tiga Kader PSI Resmi Bergabung ke PDI Perjuangan Sumsel

83
×

Tiga Kader PSI Resmi Bergabung ke PDI Perjuangan Sumsel

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menambah kekuatan politiknya.

Bertempat di Kantor DPD PDI Perjuangan Sumsel, Sabtu (28/2/2026), partai berlambang banteng tersebut secara resmi mengumumkan bergabungnya sejumlah kader dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kader yang menyatakan diri bergabung adalah Thamrin, sebelumnya menjabat Ketua PSI Musi Rawas, kemudian Chandra Saputra yang merupakan Sekretaris PSI Musi Banyuasin (Muba), serta Zairul, pengurus PSI Muba.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumsel Ilyas Panji Alam, Wakil Sekretaris Bidang Program Beni Hernedi, Wakil Ketua Bidang Politik Susanto Adjis, serta jajaran pengurus PDI Perjuangan Sumsel lainnya.

Terbuka untuk Semua Anak Bangsa

Wakil Ketua Bidang Politik PDI Perjuangan Sumsel, Susanto Adjis, mengatakan bergabungnya tokoh-tokoh tersebut menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan terbuka bagi siapa saja yang memiliki komitmen memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Dengan bergabungnya Pak Thamrin, Pak Chandra, dan Pak Zairul, ini tentu menginspirasi banyak pihak untuk membuka pemikiran dan bersama-sama berjuang di PDIP Sumsel. Banyak agenda ke depan, tidak hanya agenda politik, tetapi juga agenda kemaslahatan rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran kader baru menjadi tambahan energi sekaligus meningkatkan optimisme partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Setelah ini mereka akan menerima KTA PDI Perjuangan dan mengikuti kaderisasi tingkat pratama, agar memahami arah perjuangan serta ideologi partai. Di PDI Perjuangan, perjuangan adalah misi, bukan sekadar profesi,” tegasnya.

Dinamika Politik yang Sehat

Sementara itu, Wakil Sekretaris Bidang Program Beni Hernedi menegaskan bahwa PDI Perjuangan Sumsel membuka diri bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki komitmen terhadap rakyat.

“Kami ingin menyampaikan kepada publik bahwa PDI Perjuangan Sumsel menerima dengan terbuka bergabungnya tokoh-tokoh baru. Ini adalah dinamika politik yang sehat dan bentuk kepercayaan terhadap PDI Perjuangan,” katanya.

Menurutnya, PDI Perjuangan tidak semata membangun politik elektoral, tetapi juga mengedepankan ideologi keberpihakan kepada rakyat kecil.

“PDI Perjuangan adalah rumah perjuangan yang konsisten, bukan kendaraan politik sesaat. Kami juga tetap menghormati partai politik lain,” tambahnya.

Siap Perjuangkan Kemenangan

Thamrin menyatakan telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya di PSI Musi Rawas sebelum memutuskan bergabung ke PDI Perjuangan. Ia mengaku siap memperjuangkan PDI Perjuangan menjadi pemenang pada kontestasi politik mendatang.

“Ke depan kita harus lebih giat lagi, terutama di daerah-daerah yang masih lemah dan perlu penguatan kaderisasi. Kita ingin PDI Perjuangan lebih besar dari sebelumnya. PDI Perjuangan adalah partai perjuangan rakyat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Chandra Saputra. Ia mengungkapkan pilihannya bergabung ke PDI Perjuangan dilandasi keyakinan terhadap visi dan misi partai yang dinilai jelas berpihak kepada rakyat kecil.

“Saya mempelajari politik dan partai. Saya berpikir PDI Perjuangan adalah tempat yang tepat untuk belajar, terutama bagi generasi muda. PDI Perjuangan sudah lama berdiri dan konsisten membela rakyat kecil,” tandasnya.

Dengan bergabungnya sejumlah kader tersebut, PDI Perjuangan Sumsel optimistis dapat semakin memperkuat struktur organisasi serta memperluas basis dukungan menjelang agenda politik ke depan. **