Tak Berkategori

Jalan Digarap Alat Berat Malah Berlumpur, Warganet Menyindir: Harusnya Dikasih Batu Koral

24
×

Jalan Digarap Alat Berat Malah Berlumpur, Warganet Menyindir: Harusnya Dikasih Batu Koral

Sebarkan artikel ini

BANYUASIN,SUMSEL JARRAKPOS.COM. — Kondisi jalan tanah di Dusun Pandan V, Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menuai sorotan tajam warganet. Alih-alih membaik, jalan tersebut justru berubah licin dan berlumpur usai dilintasi alat berat.
Kondisi itu viral setelah diunggah akun Facebook bernama Eva, Rabu (21/1/2026).

Dalam foto yang beredar, terlihat sebuah alat berat melintas di jalan tanah yang dipenuhi bekas roda dalam dan lumpur tebal, membuat akses warga kian berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar netizen. Sebagian memberikan dukungan, namun tak sedikit pula yang melontarkan kritik dan sindiran keras.

Akun Jo Joko hanya menulis singkat, “Mantap.” Sementara Sarina Wee berharap ada perbaikan lanjutan. “Semoga be segera bagus,” tulisnya.

Sindiran paling tajam datang dari akun Jodi Jodi yang menuliskan, “Abis digarap harusnya dikasih batu koral.” Komentar itu langsung diamini akun Sur Ya dengan balasan singkat, “Benar.”

Di tengah riuh komentar, ada pula netizen yang mengingatkan agar polemik ini tidak memicu konflik. Akun Sutam Bae menulis, “Jangan dak lemak be dengan masyarakat dengan netizen juga yang banyak komentar pedas.”

Pantauan dari foto yang beredar menunjukkan kerusakan jalan cukup parah. Permukaan jalan berubah menjadi kubangan lumpur dengan jejak alat berat yang dalam, sehingga rawan kecelakaan dan menghambat aktivitas warga.

Diketahui, alat berat tersebut di duga merupakan bantuan dari perusahaan proyek pembangunan jalan tol, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI). Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana terkait rencana perbaikan lanjutan, seperti pengerasan atau penimbunan batu koral sebagaimana dikeluhkan warga.

Warga berharap, kehadiran alat berat tidak sekadar meninggalkan jejak kerusakan, tetapi juga disertai tanggung jawab nyata agar akses jalan tetap aman dan layak dilalui.(WT)