LUBUK LINGGAU SUMSELJARRAKPOS.com-
Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, yang diwakili Staf Ahli II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, H. Kamaludin, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (Pusaka Sembada) Kota Lubuk Linggau. FGD tersebut mengangkat tema “Program Makan Gizi Gratis dan Inflasi Daerah” dan dilaksanakan di Hotel Dewinda Lubuk Linggau, Minggu (21/12/2025).
Ketua Pusaka Sembada Kota Lubuk Linggau, Imammudin, menyampaikan bahwa kenaikan harga bahan pokok yang terjadi saat ini berdampak langsung terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tingginya harga sembako tidak hanya memengaruhi keberlangsungan program, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas dan nilai gizi makanan yang disalurkan kepada masyarakat.
“Melambungnya harga bahan pokok berdampak pada nilai gizi. Oleh karena itu, harga sembako harus dapat distabilkan agar kualitas gizi dalam program tidak terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, H. Kamaludin, menilai tema FGD tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan daerah tahun 2025, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Ia menjelaskan bahwa Program Makan Gizi Gratis merupakan salah satu kebijakan strategis yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Bagi Pemerintah Kota Lubuk Linggau, program ini tidak hanya dipandang sebagai program sosial, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Namun demikian, Kamaludin menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut harus dikelola secara cermat dan terukur agar tidak menimbulkan tekanan terhadap harga pangan yang berpotensi memicu inflasi daerah. Untuk itu, diperlukan sinergi lintas sektor, perencanaan yang matang, serta dukungan kajian ilmiah sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Melalui forum ini diharapkan lahir gagasan-gagasan konstruktif, rekomendasi kebijakan, serta langkah-langkah strategis yang dapat membantu Pemerintah Kota Lubuk Linggau dalam mengimplementasikan Program Makan Gizi Gratis secara efektif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,”katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lubuk Linggau sangat terbuka terhadap berbagai masukan, hasil kajian, dan rekomendasi dari para pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan pembangunan daerah yang berkualitas.
Hadir juga dalam FGD Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (Pusaka Sembada Kota Lubuk Linggau yaitu Kepala Disperindag Kota Lubuklinggau Medolin, Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia Lubuklinggau, Nety dan Muratara Lily, PMII, PWI Kota Lubuklinggau dan tamu undangan lainnya. (Snd)













