Pendidikan

UNSRI Gelar Media Gathering: Perkuat Sinergi Informasi dan Keterbukaan Publik

25
×

UNSRI Gelar Media Gathering: Perkuat Sinergi Informasi dan Keterbukaan Publik

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

 

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Universitas Sriwijaya (Unsri) menyelenggarakan Media Gathering sebagai upaya mempererat hubungan dan sinergi antara perguruan tinggi dengan insan pers. Acara yang digelar Kantor Humas dan Protokol Unsri ini berlangsung di Aula D3 Fakultas Ekonomi Kampus Unsri Palembang, Jumat (5/12/2025) dengan mengusung tema “Universitas Sriwijaya Bersinergi Berdampak Untuk Negeri”.

Rektor Unsri, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., diwakili Sekretaris Universitas Prof. Dr. Alfitri, M.Si., mengatakan, bahwa Unsri saat ini tengah menghadapi fase transformasi besar, seiring perubahan status dari Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU) menuju Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH). Perubahan ini menuntut peningkatan tata kelola, efisiensi, serta transparansi dalam seluruh aspek kelembagaan.

“Status baru ini memberikan otonomi yang lebih luas bagi universitas, tetapi di sisi lain menuntut akuntabilitas yang tinggi. Struktur organisasi juga mengalami penyesuaian, termasuk hadirnya kantor-kantor baru seperti Kantor Hukum, Kantor Administrasi dan Rumah Tangga, serta penguatan fungsi Humas,” kata Alfitri.

Selain perubahan organisasi, proses pengambilan keputusan di Unsri kini melibatkan tiga organ utama: Majelis Wali Amanah (MWA), Senat Akademik Universitas (SAU), dan Pimpinan Universitas. MWA akan berperan dalam arah kebijakan non-akademik, sedangkan seluruh kebijakan akademik wajib melalui SAU.

Menurut Alfitri, dinamika transformasi ini harus diiringi komunikasi publik yang baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Dalam kesempatan itu Alfitri menyinggung beberapa peristiwa belakangan yang menyangkut reputasi kampus, termasuk kasus kekerasan seksual yang memicu pemberitaan luas.

“Pers memiliki peran penting sebagai kontrol publik. Namun kami berharap informasi yang belum jelas tidak disebarluaskan terlebih dahulu. Silakan menghubungi Humas sebagai kanal resmi. Kami terbuka 24 jam,” tegasnya.

Ia menambahkan, kritik media merupakan “obat” yang membuat kebijakan kampus terus berkembang menjadi lebih baik.

Alfitri menyebutkan bahwa sebagai salah satu kampus negeri terbesar di Indonesia, Unsri dituntut mampu mengelola aset dan anggaran secara mandiri dan produktif. Transformasi menuju PTNBH nantinya mendorong kemampuan universitas untuk melakukan investasi strategis, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta meraih target internasionalisasi kampus.

“Tanpa sinergi dengan media, capaian terbaik sulit diraih. Kami ingin Unsri menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya besar secara fisik, tetapi unggul dalam kontribusi bagi bangsa,” ujarnya. (WNA)