Tak Berkategori

Aktivis Lingkungan dan HAM Desak Penertiban Mobil ODOL di Jalur Palembang–Betung

9
×

Aktivis Lingkungan dan HAM Desak Penertiban Mobil ODOL di Jalur Palembang–Betung

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

BANYUASIN,SUMSELJARRAKPOS.COM. – Aktivis lingkungan dan HAM yang juga anggota Garda Prabowo, Ari Anggara, mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum segera menertibkan maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang melintas di Jalan Lintas Timur Palembang–Betung. Menurutnya, kendaraan berat yang tidak terkendali ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan parah di jalur tersebut.

Ari mengungkapkan, kondisi jalan yang rusak telah membahayakan pengguna jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Ia memperingatkan bahwa apabila tidak ada upaya serius dari pemerintah, pihaknya akan menggerakkan masyarakat Banyuasin untuk melakukan aksi swiping terhadap kendaraan ODOL.

“Ini kami atensikan kepada Bapak Gubernur dan Bapak Bupati. Kami melihat timbangan di Kilometer 12 tidak berfungsi, sehingga banyak mobil angkutan berat lalu-lalang tanpa kendali,” tegas Ari.

Ia juga meminta Kementerian Perhubungan lebih aktif melakukan pengawasan, serta mendesak Polres Banyuasin dan Polda Sumsel untuk turun langsung menindak tegas pelanggaran kendaraan ODOL. Menurutnya, kerusakan jalan yang terjadi sudah menimbulkan banyak korban kecelakaan.

“Jika tidak ada perbaikan segera, kami akan mengajak masyarakat Banyuasin turun ke jalan. Kami berharap Gubernur Sumatera Selatan segera mengambil langkah nyata,” tambahnya.

Ari turut menyoroti peran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN). Ia menegaskan bahwa Jalan Lintas Timur merupakan jalan nasional, sehingga pemerintah pusat harus lebih cepat turun tangan.

Kerusakan pada jalur utama Palembang–Betung selama ini menjadi keluhan warga dan para sopir angkutan karena rawan kecelakaan dan menyebabkan kemacetan panjang.(WT)